Rabu, 07 Oktober 2015

Masa elsa udah bisa dandan, aku pake bedak aja ga keliatan??

Barusan aku ke rumah Elsa teman tk,  sd, smp, teman TPA, dan teman satu latiha karate denganku. Rumahku dan rumahnya hanya berjarak 2 KM. Ini adalah kesempatan langka bertemu dengannya. Biasanya ketika aku bertandang, ia belum pulang. Begitu kata mamanya, ketika menyambutku kemudian menemaniku menunggu elsa-yang kata sebentar lagi akan pulang. Selalu seperti itu  dan selalu aku menunggu tanpa hasil.
"Terus saja kau melangkah, terus saja
kau melupakan jejak langkahmu.
Terus saja kau lupakan aku" Sindirnya
ketika aku duduk di ranjangnya
melepas rindu yang menjadi-jadi.
"Aku di sini saja kok, tidak
melupakan. Hanya berupaya
menyibukkan diri dalam secangkir
cerpen dan puisi" Kilahku seraya
membuka almarinya, tanganku gatal
dan naluri ingin tahuku ikut terbawa ke
rumahnya.
"Astaga" aku terperanjat. ku jumpai
eyeliner, pejepit bulu mata,
eyesadhow, blush on, mascara, dan
lipstik aneka warna. Aku terperanjat,
apa yang terjadi pada teman sama
cuek dengan ku ini. Perlahan aku coba
alat-alat perias wajah itu satu persatu.
"ini sejak dewasa, haha kita udah
besarnya" aku ternganga sambil
mengusapkan eyeliner pada kelopak
mataku. Karena kekagetanku eyeliner
itu tercoret panjang dimataku. dalam
hati aku mengulang perkataannya. Kita
memang sudah dewasa.
keserampanganku masih di sini, lekat
denganku. Apa boleh buat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar